Rupiah Melemah, Tim Prabowo: Artinya Ekonomi Kita Sedang Tidak Baik

Sabtu, 09 Maret 2019, 01:01 WIB | Laporan: Faisal Aristama

ilustrasi/Net

RMOL. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat merupakan gambaran dari perekonomian nasional saat ini.

Demikian diungkapkan anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/3).

"Saya melihatnya ini menunjukkan pergerakan ekonomi ya. Kalau nilai tukar rupiah sedang jatuh ya artinya ekonomi kita sedang tidak baik. Kalau saya melihatnya gitu saja. Simpel saja teorinya," ujar dia.
Partai Berkarya

Rupiah ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan ini terus melemah hingga menembus level Rp 14.300 per dolar AS. Kurs rupiah melemah 172 poin menjadi Rp14.314 per dolar AS pada Jumat sore dari sebelumnya Rp 14.143 per dolar AS.

Sementara pada pagi dibuka melemah Rp 14.224 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp 14.221 per dolar AS hingga Rp 14.335 per dolar AS.

Adapun kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp 14.223 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 14.129 per dolar AS.

Ferdinand menilai pelemahan rupiah disebabkan oleh faktor-faktor tertentu meskipun pelemahannya tidak terlalu signifikan.

"Terjadi penurunan cukup tinggi sampai 172 poin artinya saat ini ekonomi kita sedang tidak baik. Mungkin terlalu banyak beban. Tetapi dana untuk menanggung beban ini tidak siap sehingga rupiah kita melemah," demikian Ferdinand.
Editor: Ade Mulyana
Tag:

Kolom Komentar


Video

Aplikasi Pengawal TPS Di Pemilu 2019

Senin, 25 Maret 2019
Video

Utamakan Guru Honorer Ketimbang Pengangguran

Senin, 25 Maret 2019
Video

Kampanye Terbuka, Kedua Paslon Langgar Peraturan

Senin, 25 Maret 2019
loading