Dukung PLN ITS Explore Sulawesi

PLN Siapkan Truly Charging Station Pertama Di Indonesia

Sabtu, 02 Maret 2019, 12:59 WIB | Laporan: Elitha Tarigan

Truly Charging Station/Dok

RMOL. PLN bekerjasama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengadakan ujicoba mobil dan motor listrik di Sulawesi.

Acara yang bernama Blits Explore Sulawesi sukses digelar di Sulawesi Selatan yang mana sebelumnya mobil listrik karya anak bangsa tersebut tiba di Kabupaten Pare-pare (28/2) untuk melakukan charging (isi ulang) di Kantor PLN UP3 (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) Parepare untuk menuju ke Kota Makassar.

Mobil listrik yang dijuluki Kasuari itu akhirnya tiba di Kota Makassar pada hari Jumat malam (1/3) pukul 15.45 WITA untuk melakukan charging yang kurang lebih membutuhkan waktu 4 jam.

Seiring dengan hal tersebut PLN UIW (Unit Induk Wilayah) Sulselrabar telah menyiapkan infrastruktur berupa SPLU (Stasiun Penyedia Listrik Umum) di kantor PLN ULP (Unit Layanan Pelanggan) Mattoanging yang terletak di Jl. Mongonsidi, Kota Makassar dengan format "Truly Parking and Charging Station" pertama di Indonesia guna mendukung pengisian ulang daya kendaraan masa depan. Charging station tersebut terletak di kawasan sentral bisnis di Makassar guna memudahkan akses bagi calon pengguna.

General Manager PLN UIW Sulselrabar Bambang Yusuf menyampaikan bahwa PLN telah menyiapkan 103 SPLU yang tersebar di Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat guna mendukung pengisian ulang kendaraan listrik.

"Salah satu terobosan kami juga menyediakan SPLU pertama dengan format "Truly Charging Station" di Indonesia dimana PLN menyediakan lahan parkir yang nantinya pengguna dapat melakukan kegiatan sembari mengisi daya mobilnya," ungkap Bambang.

Untuk menggaungkan kampanye penggunaan Kendaraan Listrik, PLN UIW Sulselrabar juga menggelar acara demo masak menggunakan kompor Induksi yang dirangkaikan dengan touring kendaraan listrik yang diikuti 1 Mobil listrik beserta Electric Motorcycle Community yang berjumlah 10 Motor listrik ke Pantai Losari (2/3).

"PLN mendukung penuh akan pengembangan teknologi kendaraan listrik dengan menyiapkan infrastruktur SPLU untuk pengisian dayanya. Kami mendoakan supaya PLN ITS explore dapat juga sukses menjalankan misinya untuk keliling Indonesia menggunakan Mobil Listrik," tambah Bambang.

Ketua Tim PLN ITS Explore Indonesia, Agus Mukhlisin, menjelaskan bila dibandingkan mobil konvensional pada umumnya, maka mobil listrik tersebut jauh lebih hemat dari sisi penggunaan energi.

"Jadi 1 Kwh bisa menempuh 5 Km. Perbandingannya kalau dengan bensin menempuh 10 Km, dengan mobil listrik bisa sampai 25 Km. Sementara untuk pengisian daya itu membutuhkan wkatu 4 jam. Jadi setiap menempuh jarak 150 Km mesti dilakukan pengisian daya," paparnya.

Dia menjelaskan untuk titik pengisian daya telah dipersiapakan oleh PLN. Agus yang merupakan mahasiswa Semester IV ITS ini menargetkan perjalanan keliling Indonesia membutuhkan waktu selama lima bulan.

Agus yakin bahwa mobil dengan bertenaga listrik dengan energi masa depan karena energi listrik dari berbagai alternatif energi mulai dari energi terbarukan dan lama.

"Kalau pengalaman kami BBM susah apalagi solar sehingga bahan bakar akan habis, namun jika mobil listrik maka menjadi solusi masa depan dan kami mempersiapkan diri dan berkompetisi dikendaraan listrik," tegasnya.

Nantinya setelah bertolak dari Makassar mobil listrik tersebut akan singgah untuk melakukan pengisian daya di Pangkep, Parepare, Mamuju, Rantepao, Malili, Kolaka dan Kendari yang kurang lebih akan menempuh jarak 1.415 Km dan waktu 10 hari. ***
Tag:

Kolom Komentar


loading