Impor Garam Tertinggi Di Era Jokowi, Untuk Beras Dan Gula Berpeluang Remis Dengan Era SBY

Selasa, 29 Januari 2019, 13:57 WIB | Laporan: Adityo Nugroho

Alamsyah Saragih/RMOL

RMOL. Kuota impor beras semasa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tergolong tinggi.

Namun ada kemungkinan besar pemerintahan Joko Widodo menyamainya

"Di kepemerintahan Jokowi, total impor beras ada 4,7 juta ton. Di SBY 6,5 juta ton. Saya nggak tahu kalau tahun depan nambah lagi atau enggak tapi ada kemungkinan remis (sama)," kata komisioner Ombudsman, Alamsyah Saragih di Seknas Prabowo-Sandi di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/1).

Bukan hanya beras, impor gula semasa rezim Jokowi masih lebih rendah dibandingkan era SBY. Meski begitu, angkanya terus bertambah.

"Untuk gula pemerintahan lalu (SBY) total mencapai 12,7 juta ton. Periode Jokowi 12,3 juta ton," urainya.

Bandingan dengan impor jagung, menurut Alamsyah, tergolong rendah dibandingkan impor beras dan gula. Hanya catatan dia buat subtitusi gandum.

"Dan untuk garam, pemerintahan Jokowi lebih tinggi daripada SBY," lanjutnya.[wid]

Kolom Komentar


loading