Dr. H. Oesman Sapta

Menaker: Nike Berkontribusi Positif Terhadap Perekonomian Indonesia

 SELASA, 22 JANUARI 2019 , 01:58:00 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Menaker: Nike Berkontribusi Positif Terhadap Perekonomian Indonesia

M Hanif Dhakiri/Dok

RMOL. Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri memberikan apresiasi atas eksistensi PT Nike selama 30 tahun di Indonesia. Selama tiga dekade, PT Nike Indonesia dinilai turut memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian Indonesia.

"Dalam kurun empat tahun terakhir, Nike merupakan salah satu dari banyak perusahaan yang memberikan kontribusi signifikan terhadap kondisi perekonomian Indonesia," kata Hanif saat memberikan sambutan pada peringatan 30 Tahun Nike di Indonesia, di Jakarta, Senin (21/1).

Kata Hanif, Indonesia telah mengalami pertumbuhan ekonomi yang stabil. Tingkat kemiskinan, kesenjangan sosial, tingkat pengangguran telah mengalami penurunan.

"Banyak pihak yg telah terlibat secara aktif terhadap kondisi tersebut salah satunya Nike," katanya.

Hanif mengungkapkan 13 pabrik Nike telah menyerap setidaknya 200.000 pekerja. Baik pegawai tetap maupun pegawai outsourcing dan berbagai bisnis yang terkait dengan Nike.

"Nike juga berkontribusi hampir 1 persen dari ekspor nasional. Itu sangat berarti dan sangat layak diapresiasi," ujarnya.

Lanjut Hanif, pemerintah Indonesia telah melakukan banyak hal untuk meningkatkan iklim bisnis melalui pembangunan infrastruktur besar-besaran, investasi SDM, peningkatan sistem logistik, perizinan online yang sederhana, terintegrasi, dan tunggal serta beberapa paket kebijakan ekonomi lain yang memudahkan investasi.

Dalam kesempatan tersebut, Hanif Dhakiri menyatakan pihaknya saat ini menjalankan komitmen Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan pembangunan SDM pada 2019 ini. Komitmen tersebut setelah selama empat tahun pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, fokus dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur.

"Peningkatan kualitas SDM di Indonesia dapat menarik lebih banyak investasi. Selain itu, peningkatan SDM bisa memperkuat daya saing produk lokal," katanya.

Hanif menambahkan saat ini, akses kemudahan bisnis di Indonesia telah mengalami perbaikan. Tingkat kompetitif bisnis juga telah mengalami peningkatan dan penurunan angka pengangguran.

"Kami juga telah memastikan kepastian angka peningkatan upah bagi para pekerja di Indonesia di tiap tahunnya," ujarnya.

Menurut Hanif, peningkatan upah saat ini bisa diprediksi dan telah diatur dengan baik oleh Pemerintah. Hal ini didasarkan pada tingkat inflasi dan angka pertumbuhan ekonomi nasional.

"Indonesia telah mengalami perubahan di era kepemimpinan Joko Widodo. Situasi pemerintahan dan politik semakin baik," katanya.

Turut hadir pada peringatan 30 tahun Nike di Indonesia Staf Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Kepala BKPM Thomas Lembong, Ketua Apindo Haryadi B. Sukamdani, Presiden Direktur Nike Indonesia Joe Warren, serta mitra kerja Nike. [dzk]



Komentar Pembaca
Ani Yudhoyono Dijaga SBY Dan Cucu

Ani Yudhoyono Dijaga SBY Dan Cucu

, 16 FEBRUARI 2019 , 21:00:00

BENANG MERAH (EPS.167): Tak Seirama Di Kubu Petahana
Tertawa Usai Diperiksa KPK

Tertawa Usai Diperiksa KPK

, 15 FEBRUARI 2019 , 02:52:00

Jumatan Di Kauman

Jumatan Di Kauman

, 15 FEBRUARI 2019 , 13:45:00

Beredar CCTV Detik-detik Ledakan Di Dekat Arena Debat Capres
Golkar: Nasdem Lepas Tangan Di <i>Injury Time</i>

Golkar: Nasdem Lepas Tangan Di Injury Time

Politik15 Februari 2019 10:37

Rizal Ramli: Mohon Maaf Pak Jokowi, Anda Tidak Kredibel
Jokowi Ulas Latar Iriana Dan Cucu, Korsa: Pilihan Warga Muhammadiyah Tidak Berubah
Beban Berat Jokowi Menghadapi Debat Kedua

Beban Berat Jokowi Menghadapi Debat Kedua

Hersu Corner17 Februari 2019 15:54

AI Di Ngawi

AI Di Ngawi

Dahlan Iskan18 Februari 2019 05:00

Ahmad Dhani Dikebut, Apa Kabar Kasus Pengeroyokan Yang Diduga Dilakukan Herman Hery?
Milenial Safety Road Di Bali Raih Rekor MURI

Milenial Safety Road Di Bali Raih Rekor MURI

Nusantara18 Februari 2019 05:50

Swasembada Dan Capaian Pertanian Indonesia
AI Di Ngawi

AI Di Ngawi

Dahlan Iskan18 Februari 2019 05:00

Terindikasi Kecurangan, BPN Evaluasi Dengan KPU
Catatan Pejalan

Catatan Pejalan

Rumah Kaca18 Februari 2019 03:20