Legislator PDIP: Rupiah Masih Berpotensi Kembali Ditekan

Kamis, 17 Januari 2019, 12:43 WIB | Laporan: Bunaiya Fauzi Arubone

Foto: Net

RMOL. Penguatan kurs rupiah terhadap dolar AS, termasuk beberapa mata uang asing pada awal tahun ini diklaim sebagai bukti kebijakan makro ekonomi pemerintah Jokowi direspon positif oleh pasar internasional.

"Sehingga dana-dana asing yang sebelumnya keluar dari Indonesia, mulai kembali memasuki market Indonesia," kata anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Juliari Batubara di Jakarta, Kamis (17/1).

Menurut Juliari, penguatan rupiah ditopang oleh data-data makro ekonomi Indonesia di kuartal keempat 2018 yang lebih baik dari kuartal sebelumnya.

"Sepert inflasi dan defisit perdagangan yang lebih rendah," imbuhnya.
Namun demikian, dia mengingatkan, pemerintah harus tetap berusaha keras agar inflasi terkendali. Di samping itu juga menggenjot nilai ekspor.

"Apalagi Federal Reserve/Bank Sentral Amerika masih mungkin untuk kembali menaikan suku bunganya di kuartal 1 tahun 2019 ini. Sehingga masih berpotensi untuk kembali mengakibatkan tekanan terhadap rupiah," terangnya.[wid]

Kolom Komentar


Video

Prabowo: Kita Menang, Jangan Lengah!

Rabu, 17 April 2019
Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
loading