Fahri Kritik Dana BPJS Ketenagakerjaan Dialokasikan Pada Proyek Infrastruktur

Selasa, 08 Januari 2019, 01:00 WIB | Laporan: Faisal Aristama

Fahri Hamzah/Net

RMOL. Rencana dana investasi BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 71 triliun untuk proyek infrastruktur melalui surat utang adalah tindakan yang tidak tepat.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/1).

Fahri berkisah, dirinya pernah mengusulkan agar BPJS Ketenagakerjaan mendukung dana BPJS Kesehatan

"Saya waktu rapat mengusulkan BPJS Ketenagakerjaan justru menyelamatkan BPJS Kesehatan. Sebab, BPJS Ketenagakerjaan kan surplus sementara BPJS Kesehatan kan defisit," kata Fahri.

Terlebih, kata Fahri, hal tersebut merupakan tugas dan wewenang dari BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan.

"Harusnya sama-sama BPJS dia bisa bikin holding. Bantu dong BPJS kesehatan karena itu tugasnya. Itu kan dalam satu platform Kesra (kesejahteraan rakyat)," demikian Fahri. [jto]
Editor: Sukardjito
Tag:

Kolom Komentar


loading