Dr. H. Oesman Sapta

Dukung Pariwisata NTB, PLN Tambah Kabel Laut Ke Tiga Gili

 RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 16:10:00 WIB | LAPORAN: ELITHA TARIGAN

Dukung Pariwisata NTB, PLN Tambah Kabel Laut Ke Tiga Gili

Pemasangan kabel laut/PT PLN

RMOL. Untuk mendukung pengembangan pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat, PT PLN (Persero) menambah kabel laut ke Kawasan Tiga Gili (Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan).

"Listrik merupakan faktor penting dalam mendukung kemajuan pariwisata. Kawasan Tiga Gili ini merupakan destinasi favorit wisatawan. Kebutuhan listriknya terus meningkat untuk antisipasi maka kita siapkan listriknya dengan penambahan kabel laut," terang General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB Rudi Purnomoloka, Rabu (28/11).

Data Dinas Pariwisata Provinsi NTB menunjukkan, pada 2017 jumlah wisatawan yang berkunjung ke NTB mencapai 3,5 juta orang. Meningkat dari tahun 2016 yang hanya 3,2 juta wisatawan. Kawasan Tiga Gili menjadi destinasi utama di NTB, khususnya bagi wisatawan asing. Sementara pada 2018, ditargetkan jumlah kunjungan wisatawan ke NTB mencapai empat juta wisatawan.

Pertumbuhan beban listrik sejalan dengan pertumbuhan jumlah wisatawan. Pertumbuhan beban listrik, khususnya di Kawasan Tiga Gili selalu meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2014, beban listrik di Kawasan Tiga Gili baru mencapai 2 Megawatt (MW) namun meningkat menjadi, 4,2 MW pada 2016 dan 4,6 MW di tahun 2017. Pertengahan tahun 2018, beban kembali meningkat menjadi 5 MW.

Rudi menjelaskan, penambahan kapasitas listrik dilakukan dengan menambah dua buah kabel laut 20 kiloVolt (kV) masing- masing sepanjang  4,7 kilometer sirkuit (kms) yang menghubungkan Pulau Lombok dengan Kawasan Tiga Gili. Sebelumnya, PLN juga telah memasang dua buah kabel laut 20 kV untuk melistriki Kawasan Tiga Gili. Penambahan dua kabel total sepanjang 9,4 kms ditambah akan beroperasinya Gardu Induk Tanjung dapat meningkatkan kapasitas daya listrik untuk Kawasan Tiga Gili dari 16 MW menjadi 36 MW.

"Dengan kapasitas yang besar, investor tentu tidak akan lagi khawatir dengan ketersediaan listrik di Kawasan Tiga Gili," tuturnya.

Selain untuk menambah kapasitas, penambahan kabel laut juga akan meningkatkan keandalan listrik di Kawasan Tiga Gili.

"Tiga Gili ini kan menjadi destinasi utama. Jangan sampai kalau nanti ada gangguan di satu kabel laut, tidak ada cadangannya. Tambahan kabel laut yang kita pasang ini jadi back up supaya listrik di Kawasan Tiga Gili tetap andal," jelas Rudi.

Pembangunan kabel laut di Kawasan Tiga Gili juga telah mendapat izin dari badan-badan terkait, baik di tingkat pusat maupun provinsi. Selain itu, dari sisi keamanan, kabel laut yang dipasang telah dilapis pengaman khusus dan ramah lingkungan sehingga tidak akan mengganggu terumbu karang, lantaran bahan pelindungnya telah disesuaikan agar dapat menjadi tempat tumbuhnya terumbu karang. Selain itu, posisi kabel juga tidak akan mengganggu lalu lintas kapal nelayan dan pariwisata.

Pembangunan kabel laut tambahan untuk Kawasan Tiga Gili direncanakan selesai pada Desember 2018 dan akan beroperasi pada Januari 2019. [wah]

Ani Yudhoyono Dijaga SBY Dan Cucu

Ani Yudhoyono Dijaga SBY Dan Cucu

, 16 FEBRUARI 2019 , 21:00:00

BENANG MERAH (EPS.167): Tak Seirama Di Kubu Petahana
Tertawa Usai Diperiksa KPK

Tertawa Usai Diperiksa KPK

, 15 FEBRUARI 2019 , 02:52:00

Jumatan Di Kauman

Jumatan Di Kauman

, 15 FEBRUARI 2019 , 13:45:00

Beredar CCTV Detik-detik Ledakan Di Dekat Arena Debat Capres
Golkar: Nasdem Lepas Tangan Di <i>Injury Time</i>

Golkar: Nasdem Lepas Tangan Di Injury Time

Politik15 Februari 2019 10:37

Rizal Ramli: Mohon Maaf Pak Jokowi, Anda Tidak Kredibel
Jokowi Ulas Latar Iriana Dan Cucu, Korsa: Pilihan Warga Muhammadiyah Tidak Berubah
Beban Berat Jokowi Menghadapi Debat Kedua

Beban Berat Jokowi Menghadapi Debat Kedua

Hersu Corner17 Februari 2019 15:54

AI Di Ngawi

AI Di Ngawi

Dahlan Iskan18 Februari 2019 05:00

Ahmad Dhani Dikebut, Apa Kabar Kasus Pengeroyokan Yang Diduga Dilakukan Herman Hery?
Milenial Safety Road Di Bali Raih Rekor MURI

Milenial Safety Road Di Bali Raih Rekor MURI

Nusantara18 Februari 2019 05:50

Swasembada Dan Capaian Pertanian Indonesia
AI Di Ngawi

AI Di Ngawi

Dahlan Iskan18 Februari 2019 05:00

Terindikasi Kecurangan, BPN Evaluasi Dengan KPU
Catatan Pejalan

Catatan Pejalan

Rumah Kaca18 Februari 2019 03:20