Inalum Tanpa Jaminan Apapun Beli Saham Freeport

Kamis, 08 November 2018, 11:30 WIB | Laporan: Widya Victoria

Foto: Net

RMOL. PT Inalum (Persero) tidak memberi jaminan apapun ke pihak penyedia pinjaman, untuk membeli 41,64 persen divestasi saham PT Freeport Indonesia dengan total 3,85 miliar dolar AS.

Pembayaran transaksi divestasi ditargetkan selesai sebelum akhir tahun 2018. Untuk memperoleh uang sejumlah 3,85 miliar dolar AS tersebut, Inalum akan meminjam ke bank luar negeri. Pertimbangannya agar stok dolar AS yang ada di dalam negeri dihindari berkurang, karena nantinya akan berujung pada pelemahan rupiah.

Yang menarik, jika pada umumnya bank membutuhkan jaminan berupa saham atau aset dalam proses peminjaman uang, tidak demikian dengan peminjaman oleh Inalum untuk membeli saham PTFI.

Saat ini sudah ada beberapa bank asing yang bersedia meminjamkan dana ke Inalum tanpa jaminan apapun.

Pinjaman tanpa jaminan dapat diperoleh Inalum karena PTFI memiliki potensi bisnis yang bagus, tidak memiliki utang dan memiliki keuangan yang baik sehingga bisa menghidupi perusahaan sendiri.

Proyeksi laba bersih PTFI mulai tahun 2022 hingga 2041 menunjukkan kestabilan di atas angka 2 miliar dolar AS. Apabila nilai laba tersebut dijumlahkan hingga akhir jangka waktu pengembangan tambang di 2041, setidaknya Indonesia akan mendulang laba bersih sebesar 34,17 miliar dolar AS dalam 20 tahun.

Kekayaan tambang Grasberg yang dikelola PTFI masih kaya akan cadangan terbukti emas, tembaga, dan perak senilai 150 miliar dolar AS, jauh lebih banyak dibandingkan 3,85 miliar dolar AS yang akan dipinjam Inalum.  Hal tersebut cukup menjadi jaminan kesanggupan Inalum melunasi pinjaman pendanaan divestasi Freeport di kemudian hari.[dob]
Tag:

Kolom Komentar


loading