Verified
Hanura

AAJI Desak OJK Turunkan Batas Minimal Investasi SBN

Sulit Penuhi Kewajiban 30 Persen

 SELASA, 07 AGUSTUS 2018 , 10:50:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

AAJI Desak OJK Turunkan Batas Minimal Investasi SBN

Foto/Net

RMOL. Aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mewajibkan industri asuransi berinvestasi 30 persen di Surat Berharga Negara (SBN), nyatanya belum sepenuhnya dipatuhi. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) justru menganggap beleid tersebut sulit dipenuhi.

 Ketua Umum AAJI Hendris­man Rahim mengaku, pihaknya bersama industri, telah berusaha sekuat tenaga memenuhi kewa­jiban tersebut.

"Tahun-tahun sebelumnya batasnya cuma 20 persen, kemu­dian naik lagi menjadi 30 persen. Beberapa perusahaan ada yang memenuhi, bahkan lebih dari 30 persen. Tapi secara total keseluruhan industri belum sampai 30 persen," ujarnya saat ditemui Rakyat Merdeka, kemarin.

Menurut Hendrisman, sulitnya investasi di instrumen SBN, dis­ebabkan minimnya ketersediaan instrumen SBN di pasar, teruta­ma di primary market. Sehingga secondary market menjadi lahan yang paling memungkinkan bagi pemain asuransi jiwa untuk men­cari obligasi pemerintah ini.

Selain itu, Hendrisman me­nyebutkan jangka waktu SBNyang ada hanya 10 tahun. "Se­mentara asuransi (ingin) jangka panjang hingga 15 tahun. Ini yang nggak klop. Apalagi tren yield-nya turun terus. Industri kan butuh untuk survive juga," ucap Hendrisman.

Terutama jika melihat tren satu bulan ke belakang kata Hendris­man, volatilitas pasar modal sudah mulai berkurang. Hal tersebut menyebabkan, prospek kinerja investasi asuransi jiwa di separuh II tahun ini bisa lebih baik ketim­bang setengah tahun pertama.

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.159): Anies Terlalu Lama Sendiri
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai
Usut Tuntas Kasus <i>Hoax</i>

Usut Tuntas Kasus Hoax

, 17 OKTOBER 2018 , 05:41:00

Pecahkan Kode Perempuan

Pecahkan Kode Perempuan

, 19 OKTOBER 2018 , 04:43:00

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

, 18 OKTOBER 2018 , 03:54:00