Hanura

Kebijakan Pangan Menteri Amran Usik Mafia Impor?

 SELASA, 12 JUNI 2018 , 18:24:00 WIB | LAPORAN: ELITHA TARIGAN

Kebijakan Pangan Menteri Amran Usik Mafia Impor<i>?</i>

Amran Sulaiman/RM

RMOL. Info grafis berisi hoax di sebuah portal media sosial terhadap Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang dituduh berselingkuh dengan Bupati Pandeglang Irna Narulita harus diusut tuntas.
Ekonom Ichsanudin Noorsy menduga hal itu sebagai bentuk pembunuhan karakter terhadap pemerintah.

"Harus ditelaah, apakah berhubungan dengan kinerja yang dikorbankan, baik pihak laki-laki maupun perempuan,” jelasnya di Jakarta, Selasa (12/6).

Noorsy melanjutkan, Info Grafis dalam dunia digital adalah sarana untuk membunuh karakter oleh pihak tertentu, terutama terhadap orang-orang yang tidak disukai. Seharusnya, informasi semacam ini harus dikonfirmasi berlapis ke beberapa kalangan sebelum dibagikan ke media sosial.

Noorsy menilai, Menteri Amran kini tengah berhadapan dengan mafia impor, menyusul kebijakannya yang tidak menguntungkan importir bahan pangan.

"Mereka (importir-red) punya kekuatan menggunakan semua saluran untuk membunuh karakter pihak yang dianggap merugikannya,” jelasnya.

Noorsy punya pengalaman pahit saat mencoba mengkaji persoalan mafia impor. Tak sekedar serangan di media sosial, Noorsy juga mendapat tekanan psikologis.

"Dulu pada 2001 Saya pun mengalami hal yang sama. Mereka main fisik, menggunakan penegak hukum dari dua warna seragam yang berbeda, menggunakan preman, dan media massa,” katanya.

Meski demikian, Noorsy mengimbau Amran tak perlu gentar karena memang kebijakan Kementan dalam rangka membangun Kedaulatan Pangan akan berhadapan dengan perindustrian, perdagangan, maupun instansi lain yang bersinggungan dengan bisnis bahan pangan.

"Tetap saja konsisten, membangun Kedaulatan Pangan. Nanti akan terbukti siapa yang berpihak pada siapa,” pungkasnya.

Kepolisian Daerah Metro Jaya telah menangkap dan menetapkan status tersangka terhadap penyebar hoax berisi fitnah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Bupati Pandeglang Ira Narulita.

Pria bernama Andi Mahfuri (24) dibekuk Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya di rumahnya di Cepedak, RT 03/01 Purworejo, Jawa Tengah karena terbukti menyebar hoax media sosial.

Pria bernama lengkap Immawan Andi Mahfuri ini memberikan informasi bohong terkait hubungan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dan Bupati Pandeglang, Irna Narulita.

Dari hasil investigasi Tim Cyber yang melacak percakapan WhatsApp, Menteri Pertanian dan Bupati Pandeglang ternyata tidak pernah ada komunikasi sama sekali.

Semua informasi dan gambar-gambar yang diedarkan tersangka adalah hasil karangan sendiri dan telah diakui langsung oleh yang bersangkutan. Adapun motif pelaku hingga kini masih diselidiki oleh pihak kepolisian. [sam]

Komentar Pembaca
Bawaslu Jangan Nurut Relawan Jokowi

Bawaslu Jangan Nurut Relawan Jokowi

, 16 AGUSTUS 2018 , 15:00:00

Soal Ekonomi, Sandiaga Butuh Rizal Ramli

Soal Ekonomi, Sandiaga Butuh Rizal Ramli

, 16 AGUSTUS 2018 , 13:00:00

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

, 09 AGUSTUS 2018 , 17:24:00

Tegang Saat Prabowo Masuk

Tegang Saat Prabowo Masuk

, 10 AGUSTUS 2018 , 16:40:00

Cakra 19 Untuk Jomin

Cakra 19 Untuk Jomin

, 12 AGUSTUS 2018 , 19:48:00