Hanura

Pemerintah Wajib Sidak ke Pasar Agar Harga Sembako Jelang Lebaran Stabil

 SENIN, 04 JUNI 2018 , 22:20:00 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Wajib Sidak ke Pasar Agar Harga Sembako Jelang Lebaran Stabil

Kamrusammad/Net

RMOL. Pemerintah didesak segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar untuk memonitor harga dan menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok menjelang hari raya Idul Fitri.
Sehingga dapat mencegah terjadinya gejolak harga kebutuhan pokok di tingkat bawah. "Harga yang mesti dijaga seperti beras, gula, daging, pokoknya sembako," kata Founder KAHMIPreneur, Kamrusammad dalam keterangan persnya, Senin (4/6).

Kamrusammad melihat harga kebutuhan pokok saat ini sudah mulai menanjak naik. Seperti telur, daging dan beras. Dirinya berharap, Bulog bisa menekan harga dan ketersediaan sembako ada di pasar.

"Kita maunya harga tetap stabil. Jangan sampai menjelang hari raya malah memberatkan," tegasnya.

"Untuk daging beku, aman dan masyarakat minta buka di tempat. Bulog datang untuk daging itu," katanya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengklaim harga sembilan bahan pokok akan stabil jelang hari raya Idul Fitri.

Pihaknya telah melakukan sejumlah langkah untuk mengatasi lonjakan harga. Dalam rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, dirinya melaporkan beberapa harga sembako saat ini.

Menurut dia, pihaknya telah mewajibkan pedagang beras di pasar tardisional menjual beras kualitas medium mulai pertengahan bulan ini.

Jika di suatu daerah tidak memiliki stok beras medium, maka pemerintah akan menyediakannya lewat Bulog dengan patokan harga eceran tertinggi. [sam]

Komentar Pembaca
Indonesia Harus Belajar Dari Anjloknya Lira Turki
Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

, 14 AGUSTUS 2018 , 15:00:00

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

, 09 AGUSTUS 2018 , 17:24:00

Hapus Ambang Batas Nyapres

Hapus Ambang Batas Nyapres

, 08 AGUSTUS 2018 , 14:37:00

Tegang Saat Prabowo Masuk

Tegang Saat Prabowo Masuk

, 10 AGUSTUS 2018 , 16:40:00