Hanura

Kementerian PUPR Bakal Bangun Jalan Khusus Bandara Ahmad Yani

 SELASA, 29 MEI 2018 , 12:14:00 WIB | LAPORAN: DAR EDI YOGA

Kementerian PUPR Bakal Bangun Jalan Khusus Bandara Ahmad Yani

Basuki Hadimuljono/Kementerian PUPR

RMOL. Pembangunan bandar udara (bandara) bertaraf internasional harus didukung akses jalan yang khusus (dedicatet lane).
Atas alasan itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana membangun jalan akses untuk mendukung operasional terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pihaknya telah mendapat usulan dari gubernur dan walikota untuk memanfaatkan Jalan Anjasmoro yang saat ini jalan lingkungan untuk ditingkatkan menjadi jalan akses ke terminal baru.

“Kita akan desain jalan khusus ke Bandara sepanjang 1,2 km dari jalan nasional dengan konstruksi layang (elevated),” katanya didampingi Walikota Semarang Hendrar Prihadi, saat melakukan kunjungan kerja meninjau rencana proyek Fly Over Akses Bandara, di sekitar Madukoro, Kota Semarang, kemarin (27/5/18).

Menteri Basuki mengatakan seluruh bandara internasional pada Kawasan Strategis Nasional (KSN) Metropolitan seperti Soekarno-Hatta di Jakarta, Juanda di Surabaya, Kualanamu di Medan, Hasanudin di Makasar, dan Ngurah Rai di Denpasar telah didukung jalan bebas hambatan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto menambahkan pembangunan ruas tol Semarang-Demak dan Kendal-Semarang nantinya juga akan meningkatkan akses yang lebih baik ke Bandara Ahmad Yani baru.

Kehadiran terminal akan mampu melayani 8 juta penumpang per tahunnya, sehingga kelancaran arus lalu lintas dari dan menuju bandara dibutuhkan.

“Sebagai bandara internasional perlu didukung akses baik jalan arteri maupun jalan tol dengan kualitas yang bagus," kata Arie.

Pada akhir tahun 2018 ini detailed engineering design akan dituntaskan dan akan dilanjutkan dengan pelelangan paket pekerjaan.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Direktur Jenderal Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto, Direktur Jenderal Cipta Karya, Sri Hartoyo, Direktur Jalan Bebas Hambatan, Perkotaan dan Fasilitasi Jalan Daerah Sugiyartanto, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VII Semarang Achmad Herry Marzuki, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja. [ian/***]

Komentar Pembaca
Indonesia Harus Belajar Dari Anjloknya Lira Turki
Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

, 14 AGUSTUS 2018 , 15:00:00

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

, 09 AGUSTUS 2018 , 17:24:00

Hapus Ambang Batas Nyapres

Hapus Ambang Batas Nyapres

, 08 AGUSTUS 2018 , 14:37:00

Tegang Saat Prabowo Masuk

Tegang Saat Prabowo Masuk

, 10 AGUSTUS 2018 , 16:40:00