Hanura

DPR Menentang Penghapusan Regulasi Syarat TKA Di Sektor Migas

 RABU, 07 MARET 2018 , 08:11:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

DPR Menentang Penghapusan Regulasi Syarat TKA Di Sektor Migas

Rofi Munawar/Dok

RMOL. Pemerintah harus mengkaji ulang kebijakan pencabutan penghapusan Tenaga Kerja Asing (TKA) di sektor minyak dan gas.
Kebijakan tersebut seakan menegasikan usaha pemerintah untuk mendorong Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang lebih besar dalam sisi sumber daya manusia (SDM).

Anggota DPR Komisi VII Rofi Munawar mengaku kecewa dengan dicabutnya Peraturan Menteri (Permen) 31/2013.

"Permen 31/2013 sangat jelas mengatur bagaimana mengatur syarat ketat untuk memperkerjakan TKA di bidang migas. Kalau dicabut, ini sama saja membiarkan memudahkan hadirnya pekerja asing dan menyingkirkan pekerja dalam negeri," ujar Rofi' Munawar dalam siaran pers di Jakarta.

Kementerian ESDM mencabut Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) 31/2013 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penggunaan Tenaga Kerja Asing dan Pengembangan Tenaga Kerja Indonesia pada Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi. Dalihnya, penghapusan dilakukan guna mempermudah prosedur masuknya TKA ke Indonesia dan mendukung masuknya investasi.

Rofi menjelaskan, sejatinya kebijakan memberi kemudahan kepada TKA secara garis besar berasal dari Kementerian Koordinator Perekonomian (Menko Ekuin) dengan alasan mendorong arus besar investasi masuk. Padahal kebijakan tersebut secara nyata hanya akan menyingkirkan pekerja lokal.

Seharusnya kata politisi PKS ini, Menteri ESDM Ignasius Jonan mempersiapkan permen baru yang lebih memperketat syarat masuknya TKA.

"Yang saya cermati dari peraturan dan pemberitaan yang ada, permen itu dicabut dan tidak ada penggantinya. Ini jelas membiarkan kehadiran TKA yang mengelola kekayaan alam yang seharusnya dinikmati oleh masyaralat termasuk kesempatan bekerja," tegasnya.

Daripada memangkas regulasi TKA, hemat dia, pemerintah dalam mendorong investasi di sektor migas dengan alih teknologi. Sehingga pada akhirnya berdampak positif bagi tenaga lokal yang bekerja di sektor tersebut.[wid]


Komentar Pembaca
Mahasiswa Kecam Sikap Represif Aparat

Mahasiswa Kecam Sikap Represif Aparat

, 25 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Adik Ahok Ketawa, Ma'ruf Mau Rangkul Ahokers

Adik Ahok Ketawa, Ma'ruf Mau Rangkul Ahokers

, 25 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Didampingi Panglima TNI Dan Kapolri

Didampingi Panglima TNI Dan Kapolri

, 25 SEPTEMBER 2018 , 03:53:00

Cium Tangan Kiai

Cium Tangan Kiai

, 21 SEPTEMBER 2018 , 22:41:00

Klarifikasi Ketum GNPF

Klarifikasi Ketum GNPF

, 25 SEPTEMBER 2018 , 00:52:00