Hanura

REI: PUPR Lakukan Terobosan, Program Sejuta Rumah Lebih Cepat Tercapai

 JUM'AT, 22 DESEMBER 2017 , 15:40:00 WIB | LAPORAN:

REI: PUPR Lakukan Terobosan, Program Sejuta Rumah Lebih Cepat Tercapai

Sejuta Rumah/net

RMOL. Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menyambut positif dan mengapresiasi terobosan yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) yang mempercepat pelaksanaan Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO) dengan 40 bank pelaksana KPR Sejahtera FLPP tahun 2018.
Langkah tersebut diharapkan mendorong pengembang untuk lebih cepat melakukan pembangunan, sehingga pencapaian Program Sejuta Rumah (PSR) tahun depan diprediksi akan lebih besar.

“PKO yang dipercepat menjadi terobosan luar biasa yang dilakukan pemerintah dalam mempercepat program sejuta rumah. Apalagi PKO kali ini menggandeng lebih banyak bank nasional dan bank daerah, sehingga konsumen memiliki lebih banyak pilihan dan realisasi akan bertambah,” ungkap Ketua Umum DPP REI, Soelaeman Soemawinata kepada wartawan, Jumat (22/12).

Dia menambahkan, selama ini PKO dengan bank pelaksana dilakukan setelah bulan Januari setiap tahunnya. Akibatnya perbankan baru dapat menyalurkan subsidi KPR FLPP dan Subsidi Selisih Bunga (SSB) setelahnya. Kondisi tersebut, membuat pengembang harus “puasa” akad kredit 2-4 bulan setelah PKO ditandatangani.

REI tahun ini menyakini target pembangunan 200 ribu unit yang dicanangkan sejak awal tahun bakal terlampaui. Jelang penutupan tahun 2017, asosiasi tertua dan terbesar di Indonesia tersebut menyebutkan realisasi pembangunan sudah melewati 200 ribu unit.

“Angka persisnya kami akan publish nanti di Januari ya, karena sekarang pendataan dan laporan dari daerah-daerah masih berlangsung. Kami kejar terus sehingga awal tahun depan sudah diperoleh angka pastinya, termasuk target di 2018,” papar Soelaeman.

Terkait target pembangunan pada tahun depan, REI optimistis akan meningkat karena dengan PKO lebih awal maka target setiap daerah juga dipastikan bakal bertambah.

Hal senada diungkapkan Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR, Lana Winayanti. Dia menegaskan dengan semakin banyaknya bank yang ikut menyalurkan subsidi, maka akses masyarakat untuk memperoleh KPR FLPP dan SSB semakin banyak.

“Dari sisi jumlah bank penyalur, tahun depan lebih banyak. Kalau di 2017 hanya 33 bank pelaksana, maka nanti  menjadi 40 bank pelaksana,” demikian Lana. [san]

Komentar Pembaca
Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI
Massa Pro Dan Kontra Jokowi Bentrok

Massa Pro Dan Kontra Jokowi Bentrok

, 20 SEPTEMBER 2018 , 19:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00