Verified
Hanura

Pengusaha Nasional Dukung Pembangunan Jembatan Selat Sunda

 SELASA, 23 APRIL 2013 , 09:04:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pengusaha Nasional Dukung Pembangunan Jembatan Selat Sunda

ilustrasi/ist

RMOL. Pengusahan nasional Tomy Winata (TW) mengatakan, Indonesia bisa menjadi pemain penting di dunia dengan membuat sejarah khususnya dalam pembangunan infrastruktur, memperhatikan dan merawat kelestarian lingkungan, serta membangun negara dengan orientasi mensejahterakan rakyat.

Menurut pendiri dan pimpinan grup usaha Artha Graha Network itu, Indonesia mampu dan pasti bisa membuat sejarah dalam membangun infrastruktur penghubung antar pulau. Hal itu bisa dimulai dengan pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) yang akan menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera.

"Saya ingin ikut menciptakan sejarah. Saya ingin Indonesia membuat sejarah itu. Saya yakin JSS bisa terwujud. Jika Belanda bisa membangun dari Anyer ke Panarukan, saya ingin melanjutkan pembangunan jalan dari Anyer ke Lampung," ujar Tomy dalam wawancara dengan televisi CNBC, beberapa hari lalu, Selasa (23/4).

Tomy mengatakan, setelah zaman Belanda, Indonesia tak pernah lagi membangun jaringan infrastruktur yang bagus, termasuk di Sumatera dan Jawa. Padahal pembangunan infrastruktur penghubung kedua pulau besar ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Selama ini kendala transportasi kedua pulau itu sangat tinggi. Kadang bisa satu hari, kadang sampai tujuh hari. Dengan JSS ini, aliran komoditas pertanian dan kepentingan industri itu paling lama hanya dua jam," kata TW.

Secara visioner dia menguraikan, dalam jangka panjang pembangunan tidak hanya sebatas Jawa dan Sumatera, tetapi juga menghubungkan semua pulau-pulau di Indonesia.

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.159): Anies Terlalu Lama Sendiri
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai
Usut Tuntas Kasus <i>Hoax</i>

Usut Tuntas Kasus Hoax

, 17 OKTOBER 2018 , 05:41:00

Pecahkan Kode Perempuan

Pecahkan Kode Perempuan

, 19 OKTOBER 2018 , 04:43:00

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

, 18 OKTOBER 2018 , 03:54:00