Hanura

Kejar Penerimaan Pajak, Bank DKI Tambah Kantor Layanan

 JUM'AT, 29 JUNI 2018 , 01:05:00 WIB | LAPORAN: JOHANNES NAINGGOLAN

Kejar Penerimaan Pajak, Bank DKI Tambah Kantor Layanan

Foto/Net

RMOL. Bank DKI membuka kantor layanan setingkat Kantor Kas di Unit Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (UPPRD) di Cilandak, Jakarta Selatan.
Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI, Priagung Suprapto menjelaskan kehadiran Bank DKI di UPPRD Cilandak merupakan upaya untuk terus meningkatkan layanan perbankan khususnya penerimaan pajak daerah DKI Jakarta serta mendukung program Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan layanan penerimaan pajak daerah.

Selain melalui outlet Bank DKI, sambung Priagung wajib pajak juga dapat melakukan pembayaran pajak melalui ATM Bank DKI dan aplikasi JakOne Mobile.

"Kantor layanan setingkat Kantor Kas di UPPRD Cilandak bersamaan dengan pembukaan Kantor Kas di Rusun Kapuk Muara dan Relokasi Kantor Kas Pasar Tanah Abang," kata Priagung dalam keterangan tertisnya.

Priagung menjelaskan sebagai BUMD Provinsi DKI Jakarta, Bank DKI senantiasa mendukung program Pemprov DKI Jakarta dalam penerimaan pajak daerah khususnya Pajak Kendaraan Bermotor dan Pajak Bumi Bangunan.

Hingga Mei 2018, total penerimaan pajak yang telah diterima Bank DKI senilai Rp186,43 milyar untuk Pajak Kendaraan Bermotor dan Rp228,25 milyar untuk penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan.

Sebagai tambahan, Bank DKI bersama Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) juga membuka booth layanan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Pajak Bumi dan Bangunan setiap hari dari tanggal 23 Mei hingga 1 Juli 2018 di Arena Jakarta Fair Hall C1, Kemayoran.

Bank DKI juga melakukan pembukaan kantor layanan setingkat kantor kas di Rusun Kapuk Muara dan relokasi pasar Tanah Abang.

“Pembukaan kantor di Rumah Susun ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan jasa perbankan Bank DKI kepada warga penghuni rumah susun termasuk diantaranya penerimaan pembayaran retribusi IPL” ujar Priagung.

Hingga Juni 2018, total kantor layanan Bank DKI yang berada di Rusun adalah sebanyak sembilan kantor.  

Sampai dengan Juni 2018, jumlah kantor layanan Bank DKI secara keseluruhan menjadi sebanyak 278 kantor, terdiri dari 31 Kantor Cabang konvensional dan syariah, 71 Cabang Pembantu Konvensional dan Syariah, 138 Kantor Kas Konvensional dan Syariah, 20 Payment Point, 9 kantor fungsional dan 11 mobil kas keliling (mobile branch).

Kedepan Bank DKI masih akan terus melakukan pengembangan jaringan layanan termasuk pembukaan kantor layanan di pasar-pasar dan rumah susun.

Bank DKI juga telah mengembangkan e-channel termasuk diantaranya JakOne Mobile dengan fitur-fitur seperti biller BPJS Kesehatan, Pajak Bumi dan Bangunan serta Digitalisasi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor.

"Pada tanggal 26 Maret 2018, Bank DKI berhasil mendapatkan rekor MURI pada kategori Pelayanan STNK secara Digital dengan Sistem Pembayaran melalui QR Pertama di Indonesia," tutup Priagung. [sam]



Komentar Pembaca
Jokowi Berupaya Mengunci Mitra Koalisi
Menteri Yang Nyaleg Harus Mundur!

Menteri Yang Nyaleg Harus Mundur!

, 20 JULI 2018 , 13:00:00

RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

, 17 JULI 2018 , 20:39:00

Salam Komando Demokrat-PDIP

Salam Komando Demokrat-PDIP

, 14 JULI 2018 , 03:59:00

Kunjungan Khofifah-Emil

Kunjungan Khofifah-Emil

, 13 JULI 2018 , 01:26:00