Hanura

Pasar Bantuan Kemendes Berhasil Raup Omzet 142 Juta

 SABTU, 02 JUNI 2018 , 19:51:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Pasar bantuan Kemendes di kawasan perdesaan Desa Waru, Kecamatan Mranggen, Demak, Jawa Tengah, berhasil mendapatkan omzet Rp 142 juta per hari.
"Suatu hal yang luar biasa,  karena pasar baru beroperasi sekitar 4 bulan," kata Plt Dirjen Pembangunan Kawasan Perdesaan (PKP) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Kemendes PDTT), Harlina Sulistiyorini saat meninjau pasar tersebut, Jum'at (1/6).

Menurut Harlina, hadirnya pasar kawasan pedesaan, cukup membantu masyarakat setempat terutama dalam menghadapi momen Ramadhan dan lebaran yang sebentar lagi tiba. Pasalnya, harga produk di pasar ini tetap bertahan pada harga normal, meski saat Ramadhan.

"Kalau dilihat para pedagang lebih memperbanyak stok jualannya. Biasanya pasar ini tidak jualan setiap hari. Hanya karena ini bulan Ramadhan kami minta untuk berjualan setiap hari," tutur Harlina.

Harlina juga beeharap dengan adanya pasar kawasan ini, bisa membantu masyarakat di kawasan ini untuk memperjual belikan hasil produksinya maupun lebih meningkatkan hasil ekonominya. Sehingga nantinya kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan.

Harlina menjelaskan, pasar kawasan pedesaan yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama antara Desa Waru dan Desa Ngamplak ini merupakan bantuan dari Kemendes PDTT tahun anggaran 2017. Bantuan tersebut terdiri dari 24 lapak pedagang dan 8 ruko yang mampu menampung 50 pedagang.

"Program ini (pasar kawasan perdesaan) dimulai sejak tahun 2016. Tahun 2016 itu kita laksanakan di 29 kabupaten, kemudian tahun 2017 ada 14 kabupaten, dan sekarang 13 kawasan. Sehingga pasar-pasar ini bisa kita replikasi untuk kawasan luar jawa yang punya potensi pengembangan pasarnya. Sehingga nanti bisa berkembang masyarakatnya sejahtera," ujar Harlina.

Pada kesempatan yang sama Ketua BUMDes Bersama Berkah Jaya, Diah Winarni mengakui, antusias warga untuk berdagang di pasar tersebut cukup tinggi. Hal tersebut menyebabkan jumlah lapak yang telah dibangun belum mampu menampung seluruh pedagang.

Ia berharap pasar tersebut dapat berkembang pesat sehingga pasar kawasan tersebut dapat segera diperluas.

"Pasar ini juga kami sewakan untuk pasar malam. Biasanya tiga minggu sekali, Rp800 ribu per malam," jelasnya.


BUMDes Bersama Berkah Jaya juga tengah mengembangkan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) berupa makanan khas desa setempat.

"Di antaranya tape singkong, rempeyek, dan tahu bakso. Walhasil, pendapatan pasar ini pun akan terus meningkat," tutur Diah.

Langkah ini sesuai dengan arahan dari Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo yang selalu menekankan agar aparat desa berpikir dan bertindak lebih kreatif dan strategis, khususnya dalam memanfaatkan potensi desa guna sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa sendiri.  Itulah sebabnya Mendes selalu mengingatkan empaty program prioritas Kemendes setiap saat berkunjung ke desa-desa, yakni BUMDes, Prukdes, embung desa, dan sarana olahraga desa.[dem]

Komentar Pembaca
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

, 22 JUNI 2018 , 11:00:00

Rachmawati: Ada Deal Politik Di SP3 Kasus Sukma
Laporkan Penganiayaan Oleh Dewan PDIP

Laporkan Penganiayaan Oleh Dewan PDIP

, 21 JUNI 2018 , 14:53:00

Jenguk Abuya Saifuddin Amsir

Jenguk Abuya Saifuddin Amsir

, 20 JUNI 2018 , 18:51:00

Antre Di Tol Fungsional

Antre Di Tol Fungsional

, 19 JUNI 2018 , 06:58:00