Hanura

KCI Rayakan Hari Buku Sedunia Di Dalam KRL

 MINGGU, 22 APRIL 2018 , 14:05:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

KCI Rayakan Hari Buku Sedunia Di Dalam KRL

Foto: Humas KCI

RMOL. Dalam rangka Hari Buku Sedunia yang jatuh setiap tanggal 23 April, PT Kereta Commuter Indonesia bersama Yayasan Taman Baca Innovator menggelar aksi ‘keREADta’, Minggu pagi (22/4).
KeREADta (baca:ke-réad-ta) merupakan gerakan membaca buku sekaligus ajakan untuk menjadikan membaca sebagai kebiasaan, khususnya di dalam Kereta Rel Listrik (KRL).

Aksi yang bertajuk “ketika kereta menjadi tempat yang menyenangkan untuk membaca” ini bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat khususnya pengguna jasa tentang manfaat dan pentingnya membaca sekaligus memberikan motivasi gemar membaca.

Pada agenda kali ini PT KCI berkolaborasi penuh dengan Taman Baca Inovator, Indoreadgram dan Booktube ID yang bergabung menjadi tim inisiator bernama LokomoTim.

Diikuti oleh sekitar 400 peserta yang terdiri dari relawan-relawan pegiat literasi, aksi  #KeREADta2018 dibuka dengan flashmob membaca buku serentak di dalam KRL yang bergerak dari Stasiun Jakarta Kota dan berakhir di Stasiun Universitas Indonesia.

"Dalam menggunakan transportasi KRL biasanya pengguna akan punya cukup waktu selama dalam perjalanan. Akan sangat disayangkan bila waktu yang ada tidak digunakan untuk membaca. Aksi ini tentu bisa menjadi inspirasi bagi penumpang KRL untuk memanfaatkan waktunya selama dalam perjalanan," kata Vice President Corporate Communication PT KCI Eva Chairunisa melalui keterangan tertulisnya.
 
Eva menambahkan, rangkaian aksi ini sejalan dengan program sosialisasi dan edukasi Rumah Baca Si Karel milik PT KCI yang saat ini sedang dalam proses pembangunan di wilayah Tenjo, Kabupaten Bogor.

"Nantinya buku-buku bacaan berkualitas yang terkumpul dari aksi ini, sepenuhnya akan disumbangkan untuk mengisi Rumah Baca di lokasi yang akses terhadap buku bacaannya masih minim," jelas Eva.

Selain mengampanyekan gemar membaca buku di dalam rangkaian KRL, aksi ini juga berlanjut dengan Talk Show di Kampus Universitas Indonesia. Talk show yang terbagi menjadi lima kelas inspirasi ini diisi oleh sejumlah narasumber kenamaan dan berpengalaman.

Saat ini fakta literasi Indonesia tergolong miris. Indonesia nyaris menempati posisi buncit yakni peringkat 60 dari 61 negara yang diteliti.

Tingkat membaca siswa Indonesia juga berada di peringkat ke 57 dari 65 negara yang diteliti. Sedangkan minat baca di Indonesia hanya 0,0001 artinya hanya 1 dari 1.000 penduduk yang memiliki minat baca.

Menurut Eva, KeREADta merupakan aksi nyata untuk terus mendorong minat baca masyarakat Indonesia, dimulai dari transportasi umum, KRL khususnya.

Sebagaimana yang dinyatakan penulis pemenang American Printz Award asal Inggris, Aidan Chambers, readers are made, not born. Selamat Hari Buku Sedunia![wid]


Komentar Pembaca
Komunitas Tionghoa Kapok Dukung Jokowi
Elza Syarief - Keadilan (Bag.4)

Elza Syarief - Keadilan (Bag.4)

, 24 MEI 2018 , 14:00:00

Maradona Dampingi Maduro

Maradona Dampingi Maduro

, 18 MEI 2018 , 02:14:00

Buka Puasa Bersama Di Istiqlal

Buka Puasa Bersama Di Istiqlal

, 17 MEI 2018 , 19:22:00

Penghargaan

Penghargaan "Inspirator Bangsa"

, 17 MEI 2018 , 05:56:00