Hanura

TeleShop Siap Menggandeng 100 Ribu Sobate-UMKM

 SELASA, 13 MARET 2018 , 16:33:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

TeleShop Siap Menggandeng 100 Ribu Sobate-UMKM

Slame tRiyadi/Teleshop

RMOL. Ekonomi digital diyakini dapat membawa manfaat besar pada berbagai industri, menghemat waktu, biaya, dan memungkinkan para pelaku ekonomi mengoptimalisasikan semua potensi yang ada.  
Namun, kebanyakan pelaku ekonomi Indonesia masih berada di level UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) dan masih kesulitan mengakses ekonomi digital.

Guna mengatasi persoalan tersebut, PT Tele Utama Nusantara (TUN) siap membantu kalangan UMKM mengembangkan usaha secara cepat, efektif, dan efisien melalui pemanfaatan ekonomi digital.

TUN menawarkan TeleShop, sebuah layanan yang akan mendigitalisasikan  pelaku UMKM di tanah air sehingga dapat mengakses ekonomi digital secara optimal.

Dengan layanan TeleShop, UMKM siap beralih rupa menjadi e-UMKM atau UMKM elektronik. UMKM yang menjadi mitra TeleShop disebut sebagai Sobate-TeleShop

TeleShop adalah platform berbasis aplikasi android yang sangat mudah dioperasionalkan. Dalam praktiknya, TeleShop merupakan layanan PPOB (payment point online bank) yang memungkinkan UMKM yang menjadi Sobate TeleShop mentransaksikan lebih banyak produk, termasuk produk digital, mengingat fungsi TeleShop yang dapat berupa merchant aggregator.  

TeleShop juga menawarkan platform online to offline (O2O) yang membuat 25 ribu Sobate TeleShop saat ini bisa memberikan layanan transaksi digital kepada konsumen mereka.  

Sejumlah kebutuhan konsumen dapat dilayani TeleShop, termasuk kebutuhan rutin seperti pembayaran listrik (dan token listrik), PDAM, Telepon, leasing, pay-tv, dan lain-lain.

Saat ini terdapat 25 ribu mitra UMKM pengguna TeleShop di Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, dan Papua.

Ke depan, TeleShop terus memperkuat ekosistem digitalnya dengan menyasar sektor UMKM yang selama ini belum terjamah kalangan perbankan. Mereka adalah para pedagang voucher, minimarket (terutama yang stand alone) warung - warung kecil, rombong/gerobak kaki lima, dan koperasi, termasuk koperasi sekolah.

Dengan modal awal yang relatif cukup kecil, minimal deposit Rp 250 ribu, UMKM mitra TeleShop sudah bisa melayani transaksi. Setiap saat, UMKM mitra TeleShop dapat selalu mengetahui sisa saldo mereka. Pemanfaatan layanan TeleShop diyakini dapat  melipatgandakan omset dan laba pelaku UMKM.  

"Mereka hanya memerlukan perangkat handphone android. Kami bahkan bisa meminjamkan perangkat itu untuk para mitra kami. Operasionalnya sangat mudah. Mereka tinggal mendaftar, kami akan tanamkan aplikasinya, lalu mereka menyetor deposit tertentu," ujar CEO TUN, Slamet Riyadi melalui siaran pers, Rabu (13/3).

Strategi yang digunakan oleh Ti-Phone dalam memasarkan TeleShop adalah masuk dari remote area, daerah pinggiran, menarik para pelaku UMKM, terutama yang unbankable, menjadi reseller yang terintegrasi dengan TeleShop.   

"Ke depan Teleshop juga akan menyediakan modal pinjaman Peer to Peer landing, untuk meningkatkan modal bagi pelaku UKM,” ujar Slamet Riyadi.

TUN menargetkan pertumbuhan Sobate TeleShop mencapai 100 ribu hingga akhir tahun 2018 di 34 provinsi di seluruh Indonesia.[wid] 

Komentar Pembaca
PKS: Prabowo-Anies Hanya Sebatas Wacana
Wagub DKI: Anak SMAN 68 Hebat!

Wagub DKI: Anak SMAN 68 Hebat!

, 13 JULI 2018 , 15:00:00

Kampanyekan Gatot-Anies

Kampanyekan Gatot-Anies

, 08 JULI 2018 , 03:42:00

Istana Kaget Airlangga Bertemu SBY

Istana Kaget Airlangga Bertemu SBY

, 11 JULI 2018 , 19:24:00

Asyik Bergoyang

Asyik Bergoyang

, 08 JULI 2018 , 09:41:00