Hanura

Jasa Raharja Unjuk Keberhasilan Lewat Buku

 KAMIS, 11 JANUARI 2018 , 15:28:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

Jasa Raharja Unjuk Keberhasilan Lewat Buku

Isman Danial/Jasa Raharja

RMOL. Jasa Raharja melalui buku 'Service Transformation Perjalanan Jasa Raharja Mencapai Service Excellent' ingin menyajikan fakta dan data tentang proses perkembangan pelayanan yang telah diberikan kepada masyarakat, sehingga dapat mencapai Service Excellent.
"Kemudian juga untuk generasi ke depan bagaimana apa-apa yang sudah kita lakukan itu mereka harus tahu. Termasuk juga untuk masyarakat sendiri, kita sudah melakukan yang terbaik tapi kalau tidak diinformasikan tentunya kurang efektif. Salah satu untuk penginformasian itu adalah melalui penerbitan buku," tutur Sekretaris Perusahaan Jasa Raharja, Isman Danial dalam keterangannya, Kamis (11/1).

Dengan diluncurkan buku ini, kata Isman, diharapkan seluruh lapisan masyarakat Iebih mengetahui keberadaan Jasa Raharja selaku penyelenggara program jaminan sosial dan menjadi tolak ukur/studi kasus transformasi pelayanan publik.

"Jasa Raharja ini kan BUMN, kalau milik negara ya milik rakyat indonesia, milik organisasi ya wajar kalau warga negara Indonesia tahu apa itu Jasa Raharja," tegasnya.

Lebih lanjut Isman menjelaskan, transformasi pelayanan menjadi kata kunci untuk menjawab setiap kebutuhan masyarakat.

"Jadi begini, kita itu kan sudah dari tahun ke tahun, dari waktu ke waktu selalu melakukan inovasi-inovasi dalam pelayanan. Tetapi dalam pendokumentasian belum tersusun secara rapi," bebernya.

Ia mencontohkan, digitalisasi data korban kecelakaan dan singkronisasi bersama Korlantas Polri dan Dukcapil untuk keabsahanan data, digitalisasi berkas santunan, dan fitur aplikasi berbasis mobile untuk masyarakat.

Secara internal, papar dia,  jaringan pelayanan Jasa Raharja sudah tersebar di 29 Kantor Cabang, 63 Kantor Perwakilan, 67 Kantor Pelayanan Jasa Raharja (KPJR) dan 1.285 Kantor Samsat.

Di tahun 2017 Jasa Raharja telah menyerahkan santunan kepada 121.805 korban laka Iantas meninggal dan Iuka-luka dengan nilai santunan sebesar Rp. 1,9 Trilyun.
Jika dibandingkan dengan tahun 2016 terdapat peningkatan pembayaran santunan sebesar 40.33 persen. Hal ini disebabkan oleh karena adanya peningkatan nilai santunan yang diterima oleh korban maupun ahli waris korban sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI No. 15/PMK.O10/2017 dan No. 16/PMK.O10/2017 tanggal 13 Februari 2017 dan berlaku sejak 1 Juni 2017.

Kenaikan nilai santunan ini tidak disertai dengan penyesuaian tarif Iuran Wajib (IW) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).[wid]



Komentar Pembaca
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

, 22 JUNI 2018 , 11:00:00

Rachmawati: Ada Deal Politik Di SP3 Kasus Sukma
Salat Id Di Lebanon Selatan

Salat Id Di Lebanon Selatan

, 16 JUNI 2018 , 22:13:00

Liburan Di Monas

Liburan Di Monas

, 16 JUNI 2018 , 14:40:00

<i>Open House</i> Ketua Majelis Syuro PKS

Open House Ketua Majelis Syuro PKS

, 16 JUNI 2018 , 16:48:00