Verified

Pemerintah Harus Waspadai Risiko Proyek Infrastruktur

Ekbis  RABU, 11 OKTOBER 2017 , 17:14:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

Pemerintah Harus Waspadai Risiko Proyek Infrastruktur

Net

RMOL. Komisi XI DPR mengingatkan pemerintah untuk mengelola risiko proyek-proyek infrastruktur secara cermat.
"Keinginan pemerintah untuk membangun infrastruktur harus dieksekusi dengan matang. Sebab sebagian proyek juga dilakukan dengan utang dari swasta, baik melalui PPP (kerja sama swasta pemerintah) maupun pinjaman oleh BUMN, selain dari APBN yang notabene besaran utangnya juga makin membengkak," ujar anggota Komisi XI Ecky Awal Mucharam di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (11/10).

Menurutnya, skenario terburuknya adalah jika pemerintah mengalami gagal bayar maka BUMN akan dijual atau disuntik dengan APBN.

"Jadi, klaim bahwa proyek-proyek infratsruktur tersebut tidak membebani APBN tidak tepat. Ujung-ujungnya ya APBN juga yang memback-up," beber Ecky.

Dia menjelaskan, sedari awal perencanaan dan mitigasi risiko harus matang. Mesti diperhatikan juga kemampuan negara dalam pembiayaan infrastruktur dari sisi penerimaan APBN. Mengingat, beberapa tahun terakhir target penerimaan negara meleset terus, dan tahun ini pun diperkirakan penerimaan pajak akan mengalami shortfall.

"Secara prosedural pastilah disyaratkan studi kelayakan untuk tiap proyek. Namun perlu diingat bahwa ada asumsi-asumsi makro yang digunakan untuk menghitungnya. Persoalannya asumsi yang digunakan itu bisa jadi over optimistis. Oleh karena itu, selain studi kelayakan harus dilakukan dengan pruden, manajemen risiko juga harus dilakukan dengan baik dari awal," papar Ecky.

Dan lebih penting, proyek-proyek infrastruktur juga bergantung pada kondisi makro, ekonomi maupun politik. Angka realisasi pertumbuhan ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi keberhasilan proyek infrastruktur. Tantangannya, proyek infrastruktur tidak langsung berbuah.

"Kita akan merasakan manfaat ekonomi optimalnya dalam jangka panjang. Di sisi lain, daya beli dan permintaan kita melemah. Nah sisi inilah yang selama ini saya lihat kurang diperhatikan oleh pemerintah. Belanja-belanja untuk menjaga daya beli dikorbankan untuk pembangunan infrastruktur. Menjadi tugas pemerintah untuk menyeimbangkan keduanya karena saling terkait," demikian Ecky. [wah]

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Panglima TNI Dipermalukan!

Panglima TNI Dipermalukan!

, 23 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Melihat Lebih Luas Konflik Semenanjung Korea
Bahas Wacana Densus Tipikor

Bahas Wacana Densus Tipikor

, 22 OKTOBER 2017 , 00:25:00

Wakil Ketua DPRD Banjamasin Diperiksa KPK

Wakil Ketua DPRD Banjamasin Diperiksa KPK

, 22 OKTOBER 2017 , 01:33:00

Rider Photo Challenge

Rider Photo Challenge

, 22 OKTOBER 2017 , 21:09:00