Rita Widyasari

FWD Hackathon 2017, Ajang Eksplorasi Ide Anak Muda Melek Teknologi

Ekbis  JUM'AT, 08 SEPTEMBER 2017 , 08:47:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

FWD Hackathon 2017, Ajang Eksplorasi Ide Anak Muda Melek Teknologi

Rudi Kamdani/FWD Life Indonesia

RMOL. Pembelian produk yang rumit, proses klaim yang berbelit-belit serta tenaga pemasaran yang kurang bersahabat masih menjadi persepsi sebagian masyarakat terhadap asuransi.
Hal tersebut menjadi tantangan utama dalam peningkatan penetrasi asuransi di Indonesia.

Menjawab tantangan tersebut, PT FWD Life Indonesia (FWD Life) berkomitmen untuk terus memperkuat proses bisnisnya melalui pengembangan teknologi digital terintegrasi.

Salah satu wujud komitmennya adalah dengan mengadakan FWD Hackathon 2017, yakni suatu ajang yang mengajak generasi muda untuk menciptakan inovasi terbaiknya dalam menciptakan ekosistem digital sekaligus membangun era asuransi jiwa digital untuk menghadirkan pengalaman berasuransi yang mudah, nyaman dan transparan.

"Setelah sukses diluncurkan pada tanggal 4 Agustus lalu, FWD Hackathon 2017 saat ini memasuki masa roadshow untuk memberikan penjelasan detil mengenai puncak kompetisi yang akan dilakukan tanggal 22-24 September mendatang sekaligus memberikan edukasi mengenai industri asuransi jiwa. Kami harapkan seluruh peserta dapat mengeksplorasi kemampuan yang dimiliki sehingga dapat menghasilkan sebuah inovasi digital yang dapat menjadikan proses berasuransi yang semakin mudah dan menarik bagi masyarakat luas," ujar Wakil Direktur Utama FWD Life Rudi Kamdani dalam keterangan persnya.

Rudi mengatakan, inovasi digital teknologi dapat mengakselerasi penetrasi asuransi jiwa di Indonesia, terlebih saat ini terjadi pergeseran gaya hidup generasi muda yang melek teknologi. Hal ini menjadi peluang FWD Life untuk menggandeng generasi muda berbakat dalam memanfaatkan digital teknologi untuk membangun era asuransi jiwa digital di Indonesia.

"Sebagai pelopor asuransi jiwa berbasis digital, FWD Life memiliki tanggung jawab untuk ambil bagian dalam meningkatkan penetrasi asuransi di Indonesia, khususnya dengan pemanfaatan inovasi digital. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi Perusahaan terlebih data OJK per triwulan I 2017 menunjukkan, penetrasi asuransi di Indonesia baru berkisar 2,70 persen yang berarti masih lebih rendah dibandingkan beberapa negara lain di wilayah Asia seperti Singapura, Malaysia dan Thailand yang sudah berada di level 5 persen," jelas Rudi.

Selama bulan Agustus - September 2017 FWD Life dan Founder Institute terus melakukan roadshow untuk mempromosikan program FWD Hackathon 2017 dan memberikan edukasi mengenai industri asuransi jiwa ke beberapa daerah seperti Jakarta, Surabaya dan Bandung.

ā€œDiharapkan melalui kegiatan ini FWD Life dapat menemukan berbagai inovasi digital teknologi yang inovatif, kreatif dan solutif yang akan menjadi embrio bagi perkembangan asuransi digital ke depan," tutup Rudi.[wid]

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Menhan: Panglima TNI Jangan Gaduh Lagi!

Menhan: Panglima TNI Jangan Gaduh Lagi!

, 26 SEPTEMBER 2017 , 17:00:00

BPJS Berpotensi Defisit Rp 9 Triliun

BPJS Berpotensi Defisit Rp 9 Triliun

, 26 SEPTEMBER 2017 , 15:00:00

Barbuk OTT Suap Wali Kota Cilegon

Barbuk OTT Suap Wali Kota Cilegon

, 24 SEPTEMBER 2017 , 02:20:00

Kang Emil Di Gunung Padang

Kang Emil Di Gunung Padang

, 24 SEPTEMBER 2017 , 08:04:00

Kontes Domba Berhias

Kontes Domba Berhias

, 24 SEPTEMBER 2017 , 08:46:00