Berita Politik

Telkom Indonesia
Rita Widyasari

Rizal Ramli: Tim Ekonomi Jangan Hanya Ikut Kemauan Kreditor

Ekbis  KAMIS, 10 AGUSTUS 2017 , 22:47:00 WIB | LAPORAN: IHSAN DALIMUNTHE

Rizal Ramli: Tim Ekonomi Jangan Hanya Ikut Kemauan Kreditor

Rizal Ramli/net

RMOL. Indikator terkait utang yang paling penting bukan rasio atau perbandingan jumlah utang terhadap produk domestik bruto (GDP), melainkan perbandingan kemampuan bayar utang terhadap penerimaan ekspor.
Jangan sampai yang terjadi adalah, jumlah utang naik, namun kemampuan membayar utang menjadi lemah, karena utang tidak digunakan sebagai instrumen yang produktif.

Begitu antara lain pandangan ekonom senior Rizal Ramli yang disampaikan melalui akun twitter @Ramlirizal, Kamis (10/8).

Menteri Koordinator bidang Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu juga menyayangkan upaya tim ekonomi pemerintahan Joko Widodo mengalihkan perhatian dengan membandingkan rasio utang Indonesia dan rasio utang dua negara maju, Amerika Serikat serta Jepang.

"Perbandingan dengan rasion utang AS itu konyol. Amerika tinggal cetak dolar dan jual ke luar negeri, didukung hegemoni militer dan politik. Membandingkannya dengan Jepang juga ndak pas," tambah Rizal.

Sementara di Jepang, sebagian besar utang domestik dengan bunga murah dan tidak bisa didikte kepentingan bond holder (pemegang surat utang).

Di sisi lain, bila merujuk APBN 2017, maka prioritas utama pemerintah kini adalah membayar bunga utang, baru kemudian urusan pendidikan dan infrastruktur.

Menurut Rizal harusnya tim ekonomi Jokowi-JK harus mencari cara inovatif untuk mengurangi utang. Misalnya, debt-to-nature swap, loan swap, grants dan lainnya.

"Jangan hanya melu (ikut) maunya kreditor," demikian Rizal. [san]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
50%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
50%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Bendera RI Dilecehkan, Dubes Rusdi Diam Saja?
OTT Di PN Jaksel

OTT Di PN Jaksel

, 21 AGUSTUS 2017 , 15:00:00

Duet Putra SBY

Duet Putra SBY

, 19 AGUSTUS 2017 , 19:44:00

Panjat Pinang Kemerdekaan

Panjat Pinang Kemerdekaan

, 19 AGUSTUS 2017 , 03:37:00

Memeriksa Tubuh Pelaku

Memeriksa Tubuh Pelaku

, 19 AGUSTUS 2017 , 20:31:00