Hanura

PTPP Berpotensi Raup Laba Bersih Rp 625 Miliar Di Semester I/2017

 SENIN, 17 JULI 2017 , 12:48:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

RMOL. Korporasi konstruksi dan investasi milik negara, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk hingga akhir Juni 2017 telah membukukan kontrak baru senilai Rp 20,2 triliun atau meningkat 43 persen dibandingkan dengan Rp 14,1 triliun pada periode sama 2016.
"Semester I 2017 ini, Perseroan berhasil mencapai kontrak baru sebesar 49,7 persen dari total target yang ditetapkan oleh Perseroan sepanjang tahun ini, yaitu sebesar Rp. 40,6 triliun," Direktur Utama PP, Tumiyana melalui rilis.

Tumiyana pun merinci, kontrak baru tersebut meliputi kontrak Induk Perseroan sebesar Rp 17,8 triliun dan Anak Perusahaan sebesar Rp. 2,4 triliun.

Adapun beberapa proyek yang berhasil diraih PP selama bulan Juni, antara lain pembangunan marine facilities dan tangki penyimpanan minyak mentah 3x200.000 meter kubik (m3) di Bantaeng, Sulawesi Selatan senilai Rp 2,3 triliun; jalan tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar Paket 1 Bakauheni-Sidomulyo (lanjutan) Rp 1,1 triliun; Depok Stater City Rp 1 triliun; Runway 3 Bandara Soekarno Hatta (Taxiway) Rp 658 miliar.

Selanjutnya pembangunan Bendungan Lolak Paket II Rp 447 miliar; CSTS Tangguh Rp 390 miliar, Universitas Negeri Surabaya Rp 165 miliar, jalur kereta api Bandar Tinggi Kuala Tanjung Rp 163 miliar, serta Universitas Tanjung Pura Kalimantan Barat Rp 159 miliar.

"Dengan mengantongi kontrak baru sd Juni 2017 sebesar Rp. 20,2 triliun, Manajemen Perseroan masih optimistis target kontrak baru 2017 sebesar Rp 40,6 triliun ini dapat terlampaui di akhir tahun ini," lanjut Tumiyana.

Emiten berkode saham PTPP tersebut optimistis dapat meraih pendapatan usaha sebesar Rp 8,1 triliun atau tumbuh 27 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016 sebesar Rp 6,4 triliun.

Dengan pendapatan usaha sebesar Rp 8,1 triliun, Perseroan memprediksi dapat meraup laba bersih sebesar Rp 625 miliar di Semester I ini atau tumbuh 52 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 410 miliar.[wid]



Komentar Pembaca
PBB Tak Lolos Verifikasi, Yusril Laporkan KPU
Susi Pudjiastuti - Kedaulatan Laut (Bag. 4)

Susi Pudjiastuti - Kedaulatan Laut (Bag. 4)

, 19 FEBRUARI 2018 , 19:00:00

SBY Lantik AHY

SBY Lantik AHY

, 18 FEBRUARI 2018 , 00:31:00

Tumpeng Golkar Untuk OSO

Tumpeng Golkar Untuk OSO

, 13 FEBRUARI 2018 , 17:33:00

Yang Lolos Dan Tak Lolos

Yang Lolos Dan Tak Lolos

, 18 FEBRUARI 2018 , 01:23:00