Berita Politik

Telkom Indonesia
Ramadhan

Dana Nasabah Rp 110 Miliar Lenyap, BTN Harus Tanggung Jawab

Ekbis  RABU, 31 MEI 2017 , 20:58:00 WIB | LAPORAN: SAMRUT LELLOLSIMA

Dana Nasabah Rp 110 Miliar Lenyap, BTN Harus Tanggung Jawab

Ilustrasi/Net

RMOL. Jajaran Direksi Bank Tabungan Negara diminta untuk bertanggung jawab terhadap hilangnya dana nasabah milik PT Surya Artha Nusantara Finance (SANF) yang tersimpan dalam rekening giro plus senilai Rp 110 miliar di BTN.
Begitu dikatakan Ahli Hukum Korporasi, Faisal Santiago, saat dikontak, Rabu (31/5).

Pertanggung jawaban tersebut, menurutnya, sesuai dengan UU Perseroan Terbatas (PT).

"Direksi BTN dalam menjalankan amanahnya berdasarkan RUPS, sehingga Direksi BTN memiliki kewajiban untuk turut bertanggung jawab terhadap hilangnya dana nasabah tersebut," kata Faisal.

Dia menjelaskan, hilangnya dana nasabah tersebut adalah bentuk kelalaian BTN. Bisa dikatakan bahwa BTN tidak menjalankan prinsip kehati-hatian perbankan, sehingga terjadi pembobolan terhadap dana nasabah.

"Perbankan harusnya sangat menjaga dan memiliki prinsip kehati-hatian. Sebab, bisnis perbankan adalah bisnis kepercayaan. Jadi,  jangan sampai terjadi hilangnya kepercayaan nasabah terhadap perbankan," jelas Faisal.

Dia menerangkan, pembobolan bank dengan mentransfer dana nasabah ke rekening lain dibutuhkan instrumen yang hanya bisa dilakukan oleh pejabat bank yang memiliki otoritas. Baik itu kepala cabang ataupun jajaran direksi, semunya tergantung kapasitasnya.

Nah, berdasarkan UU PT, direksi menjalankan amanahnya sesuai RUPS. "Jadi apapun bentuknya, maka bank harus bertanggung jawab terhadap hilangnya dana nasabah walau nasabah tersebut mencari keadilan lewat pengadilan, bank tetap harus bertanggung jawab," tegas Faisal.

Sementara itu Kuasa Hukum PT SANF, TM Mangunsong menegaskan, sesuai ketentuan Undang-undang Perseroan Terbatas 40/2007 Pasal 92 ayat (1) Direksi BTN harus menjalankan pengurusan perseroan.

"Dan sesuai maksud dan tujuan perseroan hal tanggung jawab terhadap kepengurusan perseroan sebagaimana dimaksud dalam Pas 92 ayat 1, direksi bertanggung jawab terhadap kepengurusan perseroan."

Oleh karena itu, kata Mangunsong, hilangnya dana PTSANF sebesar Rp 110 miliar tersebut dari rekening Giro Plus PTSANF merupakan tanggung jawab pihak terkait.

"Pengelolaan sistem perbankan yang ada dalam Bank BTN tidak dilaksanakan sesuai dengan prinsip ketentuan perbankan yang ada. Bank BTN tidak melanggar prinsip kehatian-hatian, sistem manajemen, sistem tata kelola yang seharusnya dilakukan secara benar dan baik," tandasnya. [sam]

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Tempat Ahok Bukan Di Mako Brimob

Tempat Ahok Bukan Di Mako Brimob

, 23 JUNI 2017 , 15:00:00

Pelepasan 4.109 Ekor Tukik

Pelepasan 4.109 Ekor Tukik

, 23 JUNI 2017 , 13:00:00

Gubernur Bengkulu Tiba Di KPK

Gubernur Bengkulu Tiba Di KPK

, 21 JUNI 2017 , 02:48:00

Antisipasi Penyebaran ISIS

Antisipasi Penyebaran ISIS

, 21 JUNI 2017 , 02:57:00

Serahkan Al Quran Braille

Serahkan Al Quran Braille

, 21 JUNI 2017 , 02:03:00