Berita Politik

Telkom Indonesia
Ramadhan

Indobuildtech 2017 Tampilkan Produk Terobosan Inovasi Terbaru Untuk Sektor Konstruksi

Ekbis  KAMIS, 18 MEI 2017 , 01:35:00 WIB | LAPORAN: IHSAN DALIMUNTHE

Indobuildtech 2017 Tampilkan Produk Terobosan Inovasi Terbaru Untuk Sektor Konstruksi

Indobuildtech 2017/RMOL

RMOL. PT Debindo-ITE menggelar pameran material dan teknologi bangunan terbesar di Indonesia yang ke-15 kalinya. Indobuildtech Expo Jakarta tahun 2017 ini di gelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Serpong, Banten.
Mendapat dukungan 16 asosiasi industri dan profesi serta layanan bisnis perbankan modern, CIMB Niaga, Indobuidtech merupakan sebuah platform bisnis dan marketplace bagi para pebisnis dan pelanggan aneka ragam building materials and finishing products yang pada gilirannya akan menumbuhkan dampak positif bagi pertumbuhan sektor konstruksi nasional.

Presiden Direktur Debindo ITE, Effi Setiabudi, menyatakan, sejak diadakan secara tahunan sejak 2003 lalu, Indobuildtech konsisten memamerkan produk building and finishing materials, sekaligus menjadi benchmarking dengan produk dari negara lain dari 20 negara peserta pameran.

"Indobuildtech 2017 menampilkan aneka ragam produk dengan terbosan inovasi dan teknologi terbaru sebagai solusi bagi pebisnis dan pengunjung umum untuk kebutuhan sektor konstruksi, properti dan infrastruktur. Pengunjung juga mendapatkan peluang business networking dan nilai tambah dari banyak kegiatan pendukung selama 5 hari pameran," kata Effi di Jakarta, Rabu (17/5).

Sejak tahun lalu, lanjut Effi, Indobuildtech juga turut menghadirkan pameran buidling and finishing materials terbesar bernama Indoconstech.

"Dalam pameran ini, beragam alat operasional proyek konstruksi hingga aneka jenis kendaraan berat ikut dihadirkan," pungkas Effi.

Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Arlinda menyatakan, dengan kontribusi ekspor sekitar 3 persen dari total ekspor, ekspor bahan bangunan mencapai US$ 2,29 miliar tahun lalu. Utamanya ke Australia, Singapura, Jepang dan Malaysia.

"Sektor ini tumbuh 10,27 persen pada kuartal-I 2017 dengan nilai mencapai US$ 378 juta. Momentum pertumbuhan ini merupakan dampak dari menggeliatnya dan percepatan infrastruktur nasional. Ini perlu ditingkatkan misalnya dengan mengisi pasar properti sehingga berdanpak ke pemerataan ekonomi," kata Arlinda.

Pemerintah sendiri, lanjut dia, berencana menggelar trade expo pada Oktober mendatang dan menargetkan 15.000 peserta dari 125 negara.

"Diharapkan akan ada transaksi hingga US$ 1,1 miliar dalam pameran tersebut,"tambah Arlinda.

Menurut Arlinda, mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor konstruksi menempati posisi ketiga sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia sepanjang 2016, dengan kontribusi 0,51 persen setelah sektor industri pengolahan dan sektor perdagangan. Kontribusi sektor konstruksi bagi pembentukan produk domestik bruto (PDB) pun cukup signifikan, yakni 10,38 persen atau di urutan ke-4 setelah sektor industri, pertanian, dan perdagangan.[san]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Akhirnya Program Ini Diresmikan

Akhirnya Program Ini Diresmikan

, 22 JULI 2017 , 21:00:00

PDIP Peringatkan Gatot

PDIP Peringatkan Gatot

, 21 JULI 2017 , 19:00:00

Tersenyum Jadi Tahanan KPK

Tersenyum Jadi Tahanan KPK

, 20 JULI 2017 , 00:23:00

Desak Novanto Mundur

Desak Novanto Mundur

, 20 JULI 2017 , 02:15:00

Siaga di Kantor PPP

Siaga di Kantor PPP

, 20 JULI 2017 , 03:38:00