Berita Politik

Telkom Indonesia
Rita Widyasari

AP II Siap Layani Lonjakan Penumpang Mudik Lebaran

Resmikan Area Parkir Inap Sisi Barat Bandara Soetta

Ekbis  JUM'AT, 21 APRIL 2017 , 10:58:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

AP II Siap Layani Lonjakan Penumpang Mudik Lebaran

Foto/Net

RMOL. PT Angkasa Pura II (AP II) Persero selaku pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang melakukan peningkatan pelayanan jelang masa mudik Lebaran 2017 dengan meresmikan parkir inap kendaraan baru yang menelan investasi Rp 18 miliar.
Tambahan fasilitas ini seka­ligus mengantisipasi padatnya area parkir inap di Bandara Soetta akibat lonjakan penumpang yang hendak mudik Lebaran tahun ini.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaludin mengatakan, parkir inap untuk kendaraan roda empat tersebut berada di sisi barat Bandara Soetta dan lokasinya dekat area perkantoran. Selain itu, jaraknya juga dekat dengan Stasiun Kere­ta Bandara dan Skytrain.

"Kapasitas di area parkir inap barat yang baru dibangun ini berkisar 400 kendaraan. Sebelum­nya sudah ada parkir di area timur dengan kapasitas 1.000 kendaraan. Kami menyiapkan ini sekitar satu bulan. Lonjakan penumpang diprediksi semakin tinggi pada bulan Ramadan," kata Awaluddin di Tangerang kemarin.

Dilanjutkannya, penamba­han slot parkir inap di Bandara Soetta sudah sangat mendesak dilaksanakan. Pasalnya lahan parkir inap sebelah timur Ban­dara itu sudah penuh dan kerap tidak mampu menampung ken­daraan yang ingin bermalam di Bandara Soetta.

Secara keseluruhan baik Ter­minal 1, 2 dan 3 hanya tersedia 15.000 lahan parkir untuk roda empat. Padahal, kata Awaludin, se­tiap harinya terdapat penumpang sekitar 130 ribu sampai 150 ribu.

"Wajar kalau masih ada keluhan soal tempat parkir, kami menya­dari penumpang yang datang set­iap hari 130-150 ribu," jelasnya.

Karenanya, pihaknya sedang mengkampanyekan agar para pengunjung di bandara itu da­pat tertarik menggunakan Taksi, Damri, serta nanti Kereta Ban­dara dan Kereta Tanpa Awak.

Awaluddin menambahkan, ke­unggulan parkir anyar Bandara Soetta ini adalah bisa dipesan se­cara online. "Untuk parkir inap yang baru ini kami kembang­kan secara online, bisa dipesan melalui aplikasi," tambah bekas Direktur PTTelkom tersebut.

Dengan sistem online ini, kata Awaluddin, pengunjung Bandara Soetta bisa memesan terlebih dahulu tempat parkir sebelum be­rangkat menuju bandara. Pengun­jung juga bisa mengetahui apakah masih ada slot kosong atau tidak saat mereka ingin bepergian menggunakan pesawat, semen­tara memarkirkan kendaraannya di Bandara Soetta.

"Dengan penyediaan parkir sistem online ini kami ingin memberikan pelayanan yang terbaik bagi pengguna jasa ban­dara. Karena pengunjung butuh kepastian parkir saat mereka ingin bepergian dengan pesawat, khususnya yang jadwal pener­bangannya singkat, sehari atau dua hari," katanya.

Awaluddin merinci, sebelum datang ke bandara, pemilik kend­araan bisa memesan tempat parkir melalui aplikasi yang bisa diun­duh di Google Play. Parkir inap ini dilengkapi dengan fasilitas minimarket, musala, dan toilet.

Dijelaskannya, pembangunan lokasi parkir tersebut terlaksana berkat kerja sama anak perusa­haan AP II yakni PT Propertindo dan Angkasa Pura Solusi.

Direktur Utama Angkasa Pura Property Wisnu Raharjo menya­takan, tidak ada perubahan tarif parkir inap di lokasi baru itu dengan lokasi parkir inap yang ada di Bandara Soetta saat ini.

"Luasnya sekitar 1 hektare, nanti akan kita kembangkan lagi. Tarifnya sama dengan di Timur, Per empat jam pertama 20 ribu. Setiap jam berikutnya 5.000," tuntasnya.

Perbanyak Bus Damri

Pengamat transportasi Azas Tigor Nainggolan mengatakan, penyediaan lahan parkir inap di Bandara Soetta sudah seharusnya diakomodir AP IIuntuk mening­katkan kenyamanan pengunjung bandara. Namun hal tersebut di­akuinya belum menjadi solusi ter­baik untuk mengatasi kepadatan kendaraan di lingkungan Bandara Soetta yang terjadi saat ini.

"Jelang libur long weekend misalnya, mau masuk bandara dan menuju terminal keberang­katan saja butuh waktu setengah jam. Ini harus diantisipasi AP II, artinya bukan cuma sediakan parkir inap, tapi harus perbanyak moda transportasi umum yang daya angkutnya lebih banyak menuju Soetta," kata Azas ke­pada Rakyat Merdeka.

Selain itu, AP II juga bisa melakukan kerja sama dengan operator bus swasta agar men­gakomodasi perjalanan dari dan ke Bandara Soetta yang saat ini masih di dominasi Perum Damri.

"Kalau hanya andalkan Damri ya sulit. Jumlah penumpang makin banyak, tapi armada Dam­ri-nya sedikit, akhirnya penump­ang pilih bawa kendaraan pribadi yang akhirnya bikin macet. Bisa saja AP II gandeng operator swasta, sekarang memang sudah ada, tapi masih belum banyak," ujar Azas. ***
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Tender BBM Kerdilkan Pertamina

Tender BBM Kerdilkan Pertamina

, 16 AGUSTUS 2017 , 21:00:00

Tifatul Doakan Jokowi Gemuk

Tifatul Doakan Jokowi Gemuk

, 16 AGUSTUS 2017 , 17:00:00

Gladi Resik Sidang Tahunan

Gladi Resik Sidang Tahunan

, 15 AGUSTUS 2017 , 03:36:00

Workshop Tunas Integritas

Workshop Tunas Integritas

, 15 AGUSTUS 2017 , 02:22:00

Penyelamatan Di Laut

Penyelamatan Di Laut

, 15 AGUSTUS 2017 , 04:46:00