Hanura

Sudah Saatnya Pemerintah Produksi Mobil Hybrid BBM dan Gas

 SENIN, 17 APRIL 2017 , 20:53:00 WIB | LAPORAN: SAMRUT LELLOLSIMA

[sam] Pemerintah dirasa sudah tepat untuk memproduksi mobil hybrid, termasuk yang menggunakan bahan bakar BBM dan gas. Sebab, pangsa pasar untuk mobil hybrid listrik dan BBM sangat tinggi di Indonesia.

"Apalagi kalau menggunakan BBG, pasti penjualannya bisa meningkat pesat," terang mantan Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Bambang Trisulo dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Senin (17/4).

Menurut dia, mobil hybrid menghasilkan emisi yang rendah sehingga lebih ramah lingkungan. Sebab, kendaraan hybrid didesain dengan teknologi yang mampu mengurangi substansi racun pada emisi buang.

"Untuk itu, pemerintah sebaiknya mempertimbangkan dampak-dampak positif yang dilahirkan teknologi hybrid. Karena hingga saat ini, belum ada alternatif teknologi lain yang siap pakai dan hemat bahan bakar seperti hybrid, " kata dia.

Menurut Bambang, mobil jenis hybrid memang memiliki banyak kelebihan. Dibandingkan mobil konvensional, misalnya, mobil hybrid tidak menimbulkan suara mesin berisik seperti mobil konvensional. Hal ini, karena penggunaan motor elektrik yang memiliki akselerasi halus dan bertenaga, sehingga mampu menghadirkan respon yang instan dan kuat sejak kali pertama dinyalakan.

"Tak kalah penting, mobil tipe ini juga lebih ekonomis bahan bakar. Cocok untuk kondisi di Indonesia," ujar Bambang.

Begitupun, lanjutnya, semua tergantung pada pemerintah. Karena selain mengeluarkan kebijakan mandatory, pemerintah juga harus menyiapkan infrastruktur untuk kehadiran mobil hybrid BBG dan BBM. "Tanpa infrastruktur itu, mandatory akan sia-sia,” kata Bambang.[sam]

Komentar Pembaca
Rocky Gerung - Pembangunan (Bag.5)

Rocky Gerung - Pembangunan (Bag.5)

, 17 MEI 2018 , 20:00:00

Rocky Gerung - Kelincahan Berfikir (Bag.4)
Prabowo Datangi Parlemen

Prabowo Datangi Parlemen

, 16 MEI 2018 , 17:38:00

Maradona Dampingi Maduro

Maradona Dampingi Maduro

, 18 MEI 2018 , 02:14:00

Terima Alumni 212

Terima Alumni 212

, 16 MEI 2018 , 18:06:00